Shin Tae-yong Ungkap Kelemahan Pemain Indonesia

Shin Tae-yong Ungkap Kelemahan Pemain Indonesia Di Channel Deddy Corbuzier

Bolakunews.com – Shin Tae-yong Ungkap Kelemahan Pemain Indonesia Di Channel Deddy Corbuzier – Pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong ungkap segi jelek pemain Indonesia dalam bincang-bincang di Kanal Youtube Deddy Corbuzier, Selasa 11 Januari 2022.

Profile pelatih tim nasional Indonesia asal Korea Selatan Shin Tae-yong memikat buat dijumpai. Apa lagi karena tangan dinginnya, Asnawi Mangkualam dkk dibawa bisa lolos partai final Piala AFF 2020 walau tidak banyak difavoritkan.

Shin Tae-yong Pelatih Timnas Indonesia

Menurut pelatih dari Korea itu ada tiga hal yang kurang dari pemain Indonesia.

“Sebenarnya akan saya berikan.

  1. Pertama kurang dalam segi psikis profesionalnya,
  2. ke-2 permasalahan makan,
  3. dan yang ke-3 masalah latihan beban.

Mereka sampai tidak paham mengapa wajib melakukan latihan beban,” tuturnya saat tampil di Podcast #CLOSETHEDOOR Deddy Corbuzir yang diupload lewat Youtube.

Deddy juga akui tidak paham masalah weight pelatihan dan bertanya selanjutnya masalah ini ke Shin Tae-yong. “Weight pelatihan penting untuk memperkuat kemampuan dan kekuatan fisik pemain. Sepakbola kan olahraga fisik yang paling memercayakan beradu tubuh . Maka fisik harus kuat karena bila tidak karena itu pemain akan mudah cidera,” tutur Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong Meminta Pemain Timnas Indonesia Optimalkan Waktu Istirahat

“Jika kita kalah saat bertarung body dengan musuh karena itu kita tidak bisa keluarkan kekuatan terbaik kita,” tutur Shin Tae-yong yang ditemani penerjemah saat interviu ini.

Menurut Shin Tae-yong, sesudah dianya tiba rupanya banyak pula kelompok sepakbola di Indonesia yang tidak paham keutamaan latihan beban untuk pemain sepakbola. “Weight pelatihan ini penting. Beberapa pemain di Eropa mengaplikasikan latihan ini,”tambah Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong menyorot masalah jeleknya konsumsi makanan yang sering dimakan pemain Indonesia. “Pemain Indonesia sering makan gorengan. Walau sebenarnya pemain sepakbola harus banyak konsumsi protein. Pemain Indonesia kebanyakan konsumsi karbohidrat sementara sedikit makan protein,” tutur pelatih berumur 51 tahun ini.

TRENDING:  Top Skor Liga Champion Sepanjang Masa

BACA JUGA

Shin Tae-yong memberikan contoh makanan yang jelek buat seorang pemain sepak bola di Indonesia ialah nasi goreng. Menurut Shin Tae-yong. kebanyakan karbohidrat yang dimakan membuat power pemain tidak optimal.

Shin Tae-yong akui sedang mengganti rutinitas jelek pemain itu. Tetapi Shin Tae-yong mengutamakan ini benar-benar bergantung pemain. “Sepanjang dalam pemfokusan latihan saya bisa menggantinya dan mengawasinya. Tetapi saat pemain di luar pemnusatan latihan mereka bisa jadi mengulang rutinitas itu, dan saya tidak dapat memantau,” kata bekas pemain dan pelatih Seongnam Ilhwa Chunma ini.

Saat ditanyakan apa dianya berasa galak ke pemain, Shin Tae-yong akui tidak. “Saya tidak galak. Tetapi jika ada yang lakukan kekeliruan saya akan membentaknya,” tutur Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong akui tidak ketahui seperti mana asal-usul PSSI tertarik menunjuknya sebagai pelatih tim nasional. Tetapi ia ketahui disukai PSSI sesudah dikontak Ratu Tisha Destria, bekas Sekjen PSSI. “Tisha mengontak KFA (Federasi Sepakbola Korea) dan disambungkan dengan saya. Dan saya memang tertarik tangani tim nasional Indonesia,” ungkapkan Shin Tae-yong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *